Akumobil Berpotensi Penipuan Akbar ?

Update 2 Agustus 2019:

Pada hari ini, Pemerintah melalui Satgas Waspada Investasi yg merupakan gabungan OJK & Bareskrim Polri menyatakan Akumobil Ilegal dan dilarang. Ini beritanya: https://www.cnbcindonesia.com/investment/20190802114242-21-89350/jangan-ketipu-ini-daftar-14-investasi-ilegal-yang-ditutup

Ini dari Website OJK: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Siaran-Pers-OJK-dan-Bareskrim-Polri-Sepakat-Berantas-Fintech-Peer-To-Peer-Lending-Ilegal-dan-Investasi-Ilegal.aspx

Ini lampiran yang ada di website OJK: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Documents/Pages/Siaran-Pers-OJK-dan-Bareskrim-Polri-Sepakat-Berantas-Fintech-Peer-To-Peer-Lending-Ilegal-dan-Investasi-Ilegal/Lampiran%20Siaran%20Pers%20%20-%2014%20Investasi%20Ilegal.pdf

Lucunya admin sosmed & salesman Akumobil: yang dinyatakan pemerintah kan untuk jual beli online, sedangkan kami saat ini offline. Kami juga terdaftar di ahu.go.id ko, ngga abal-abal/bodong.

Mba/Mas/Dek tim admin sosmed & salesman akumobil:

  1. Apakah kalian lupa bahwa akumobil sendiri menyatakan sebagai dealer digital/online, jual beli mobil online, ada di website juga. Jadi wajar pemerintah menyebut akumobil dengan kegiatan jual beli mobil online tanpa izin.
  2. Apakah firsttravel/solusi balad lumampah (SBL)/pandawa dan perusahaan sejenis dulu tidak ada di ahu.go.id? Ada.
  3. Ada ribuan website untuk penjualan mobil online di Indonesia, dan ini sudah berjalan (contoh sales dealer resmi itu banyak yg punya web sendiri), pastinya ini juga belum berizin (jika ini jadi alasan). Sedangkan web akumobil belum digunakan tuk jualan, kenapa akumobil yang dinyatakan pemerintah? Ya karena aktivitas akumobil saat ini.
  4. Silakan urus ke OJK + Bareskrim Polri untuk perizinannya (jika izin dijadikan alasan). Jelaskan ke mereka skema bisnis bagaimana, investornya siapa, bagaimana cara agar perusahaan terus berjalan berkelanjutan jika terus flashsales ratusan-ribuan unit. Jika penjelasan ini masuk akal untuk OJK + Bareskrim, pasti akan diizinkan & ubah pengumuman ini. Misal OJK + Bareskrim Polri tidak menerima penjelasan Akumobil, jangan berfikir orang-orang OJK + Bareskrim adalah orang bodoh. Mereka orang yang pintar-pintar & sudah melihat ribuan bahkan jutaan jenis bisnis. Kami justru berharap akumobil perusahaan yang benar agar bisa bantu keinginan ribuan orang mendapatkan mobil dengan harga sangat murah.

Update 27 Juli 2019:

Mengapa pernyataan atau pertanyaan di web ini tidak direspon akumobil?

  1. Website/blog yang menulis tentang akumobil ini (web sebelumnya di https://pengamatotomotif.wordpress.com) sudah dibuat 30 hari yaitu sejak 27 Juni 2019 dan jumlah pembaca sudah melebihi 15.000 orang.
  2. Jika merasa tulisan di web ini tidak benar, harusnya pihak menejemen / direktur akumobil meresponnya, apalagi ditulisan ini banyak menanyakan keganjilan yang dilakukan.
  3. Peserta/pembeli kendaraan melalui akumobil sudah sangat banyak, lebih dari 2.000 orang baik mobil baru, mobil second, maupun sepeda motor. Uang yang diberikan pun bukan 1 juta, tapi minimal 50 juta/orang untuk mobil dan minimal 6 juta/orang untuk motor.
  4. Akumobil terus melakukan ekspansi ke daerah lain, padahal belum ada 10% kendaraan yang dikirim ke pembeli flashsales sebelumnya. Seperti ekspansi ke Cirebon yang dilaksanakan pada tanggal 22 – 28 Juli 2019 di Grage City Mall.
  5. Kenapa akumobil berani flashsales ribuan unit mobil padahal fisik unit mobil saja mereka tidak punya sebanyak itu dan tidak ada perjanjian jual beli berkelanjutan dengan dealer resmi?
  6. Kenapa pembeli flashsales di Kashimura (sebelum acara TSM) yang belum dapat mobil tidak lapor polisi? Apakah karena masih penuh harap dapat mobil atau setidaknya uang 50 jutanya tidak hilang? Padahal sudah lebih dari 30 hari kerja dan sebagian peserta di Kashimura belum dapat mobil. Jika peserta TSM yang melapor ke Polisi, belum 30 hari kerja sesuai perjanjian (mungkin belum bisa diproses). Sedangkan penulis web ini, bukanlah pembeli, hanyalah pengamat yang berusaha mencari info tentang perkembangan akumobil.
  7. Semoga informasi yang kami peroleh ini salah karena keterbatasan informasi. Kami tidak menyebarkan Hoax, tapi minta informasi/klarifikasi. Karena itu, kami tunggu klarifikasi resmi dari founder sekaligus direktur utama akumobil: Pak Bryan (yang mengaku ke tim marketingnya: sebelum di akumobil, Pak Bryan adalah Chief Of Growth Gojek & Akulaku. Padahal orangnya jelas-jelas berbeda).

Update 20 Juli 2019:

Mengapa banyak orang (ribuan orang) percaya ke akumobil?

  1. Setiap acara akumobil dibuat meriah, mewah, melibatkan banyak orang dan sejumlah artis/penyanyi nasional sehingga terlihat meyakinkan & sebagian orang akan langsung berfikir tidak mungkin melakukan penipuan. Bagus sekali jika bukan penipuan & kita harus dukung penuh akumobil. Tapi apakah hal ini otomatis tidak ada kemungkinan penipuan? Tetap ada, karena biaya untuk membuat acara meriah ini tidaklah melebihi 1 Milyar per bulan (sudah termasuk hadirkan penyanyi nasional & sewa hall utama mall selama 1 minggu), sedangkan uang yang diperoleh per bulan (seperti di TSM + Harris bln Juni dan di Lottemart + Pascal bln Juli) mencapai lebih dari 60 Milyar (unit flashsales x harga unit flashsales) atau 60x dari modal yang dikeluarkan.
  2. Masyarakat awam sudah mulai terbiasa dengan promo “tidak masuk akal” dari sejumlah start up besar (seperti gojek dg harga yg lebih murah dibanding ojek konvensional), sehingga sebagian orang akan langsung menerima alasan subsidi ratusan juta per unit flashsales akumobil sebagai biaya promosi. Padahal jika dianalisa lebih lanjut, start up besar banyak melakukan hal lain yang sifatnya mendatangkan profit (contoh Gojek: gofood, goclean, gotix, waktu tidak ada diskon, jadi fintech, dll), sedangkan akumobil sama sekali tidak melakukan aktivitas untuk profit. Selain ini, jumlah “biaya promosi” akumobil jadi terlalu mahal (ratusan milyar) jika dibandingkan start up besar.
  3. Investor Akumobil berasal dari luar negeri yang sama seperti investornya gojek, akulaku, dan start up lainnya (penjelasan salesman yg tanpa bukti) dan menyatakan bahwa website penjualan online & aplikasi android baru akan dibuat/dipublikasikan setelah akumobil hadir (flashsales) di banyak daerah di Indonesia dengan estimasi Januari 2020 sehingga aktivitas saat ini dan berikutnya, flashsales ribuan unit, bertujuan hanya untuk mengenalkan nama / brand akumobil tanpa kenalkan aplikasi/web untuk penjualan yang mampu hadirkan profit. Apakah logis? Flashsales ribuan unit baik mobil baru, mobil second, motor, maupun premium car hanya untuk branding nama akumobil? Ini dilakukan setiap bulan. Jika akumobil perusahaan yang benar, maka pada bulan Juni 2019 keluarkan biaya promosi 100 milyar (perhitungan di analisa sebelumnya), lalu pada bulan juli juga kemungkinan besar sama bahkan bisa semakin besar setiap bulannya. Jika setiap bulan dihitung 100 milyar saja, maka dalam 7 bulan (juni – desember 2019) akumobil akan keluarkan “biaya promosi” 700 milyar. Angka ini hanya untuk kenalkan nama akumobil. WOW AMAZING. Apakah ada investor di dunia ini yang mau melakukan ini? Kita perlu tahu siapa investornya. Jika akumobil tidak berpotensi melakukan penipuan, pasti mau mempublikasikan siapa investornya. Semoga akumobil bukanlah penipuan.
  4. Per hari ini uang registrasi 1 juta dari sebagian orang yang tidak berhasil mendapatkan flashsales sudah dikembalikan. Ini point positif dari akumobil dan akumobil mendapatkan respon positif di IG sehingga hampir tidak ada komentar negatif terkait acara utama flashsales di Paskal 23 dalam 2 hari ini yang hadirkan penyanyi nasional.
  5. Akumobil sudah memiliki dealer yang cukup menarik. Tapi jika cek perkembangan akumobil, kondisi dealernya akumobil menjadi menarik (contoh: ada tulisan timbul akumobil) setelah acara flashsales TSM (sudah mulai mengumpulkan milyaran uang konsumen). Selain ini, apakah dealer ini merupakan milik akumobil 100%? Kenapa masih tertulis nama dealer lain di lokasi akumobil? Semoga 100% punya akumobil. Perusahaan SBL (Solusi Balad Lumampah) di Jawa Barat & First Travel di Indonesia yang melakukan banyak penipuan malah punya banyak bangunan sendiri & bangunan2 ini akhirnya disita oleh negara/untuk bayar sebagian kecil kewajiban SBL/FirstTravel. Semoga akumobil bukan penipuan di bidang otomotif, seperti halnya SBL & First Travel melakukan penipuan di bidang travel umroh (ibadah).

Apakah ada pengawasan dari lembaga pemerintah tentang aktivitas akumobil? Pertanyaan ini belum ada jawabannya.

Update 12 Juli 2019:

  1. Uang registrasi peserta senilai 1 juta di acara TSM (yg tidak dapat flashsales) belum dikembalikan, padahal janji (lisan) adalah maksimal 14 hari kerja. Hingga hari ini sudah diatas 14 hari kerja.
  2. Mobil baru yang diberikan ke konsumen belum ada 50 unit. Dari jumlah ini, sebagian besarnya untuk acara sebelum TSM seperti acara di Resto Kashimura. Padahal acara di TSM & Harris bulan Juni 2019 menghasilkan 1.100 penjualan mobil flashsales.
  3. Mobil second yang diberikan ke konsumen sebagian besar belum ada BPKBnya.
  4. Akumobil mengungkapkan argumentasi baru bahwa sebagian mobil baru akan didatangkan langsung dari ATPM / dealer di jakarta. Tapi apakah ini benar? Tidak ada buktinya. Karena hampir semua brand otomotif mempunyai kebijakan rantai/jalur distribusi penjualan dan pembagian area penjualan, sehingga tidak bisa langsung ke ATPM / dealer jakarta. Jikapun ada pengecualian, ATPM / dealer jakarta juga akan koordinasi dengan dealer resmi di bandung terlebih dahulu, sedangkan sebagian dealer di Bandung menolak menjual ke akumobil karena perjanjian yang tidak jelas & banyak hal yang janggal tentang akumobil.
  5. Mobil baru yang sudah diberikan kepada konsumen akumobil berasal dari pembelian akumobil dg harga normal ke beberapa dealer resmi per brandnya di bandung, padahal rencana awalnya ke 1 dealer per brand otomotif. Inipun jumlahnya masih dibawah 50 unit. Kenapa bisa seperti ini? Karena setiap dealer yang kerja sama penjualan dengan akumobil tidak memiliki stock yang cukup mengingat unit yang diminta akumobil spesifik type & variannya. Kenapa Akumobil memilih spesifik? Apakah ini sebagai strategi/alasan akumobil ke konsumen bahwa mobil baru tidak bisa diberikan 30 hari kerja (sesuai janji tertulis akumobil) karena stock terbatas dari dealer yang jadi mitra pembelian mobilnya? Sehingga sebagian konsumen diminta mau nunggu 3 bulan lagi (atau lebih), sambil akumobil terus adakan flashsales lagi baik mobil baru, mobil second, maupun motor.
  6. Sesuai analisa awal, akumobil akan mengadakan flashsales ratusan mobil baru di Paskal 23 pada tanggal 15 – 21 Juli 2019. Publikasi sudah ada di sebagian ruas jalan raya di Bandung & sosmed. Selain ini, akumobil juga sedang adakan flashsales mobil second di lottemart jl soekarno hatta, bandung 10 – 14 Juli 2019 dan sudah mulai adakan flashsales motor di akhir juni 2019 di salah satu resto.
  7. Lucunya, website akumobil masih belum bisa digunakan untuk penjualan online dan belum ada aplikasi android/iphone akumobil, padahal akumobil menyatakan sebagai dealer online/digital.

Update: 27 Juni 2019

Akumobil Berpotensi Penipuan Akbar ?

  1. Akumobil booming ketika ada flashsales ratusan mobil di hall utama mall TSM 17 – 23 juni 2019 dg hadirkan salah satu penyanyi nasional & pemberitaan yang masif di kota bandung.
  2. Ternyata flashsales akumobil ini berhasil menjual sekitar 650 mobil baru dan ratusan mobil second (ada di youtube akumobil). Flashsales ini dikemas dengan konsep undian. Yang tertarik, mendaftarkan diri dg biaya 1 juta. Jika tidak dapat flashsales dijanjikan uang dikembalikan 14 hari kerja. Jika menang, maka langsung lunasi uangnya sebanyak 49 juta lagi segera (agar total 50jt) dan dijanjikan mobilnya dikirim dalam 30 hari kerja.
  3. Flashsales akumobil diadakan lagi di hotel harris festival citylink tgl 26 juni 2019 dengan berhasil menjual sekitar 450 mobil baru dengan mekanisme sama dengan flashsales sebelumnya, bahkan sempat tanpa diundi.
  4. Total penjualan flashsales akumobil di 2 lokasi itu dalam waktu berdekatan sudah mencapai sekitar 1.100 mobil baru dan ratusan mobil second. Dengan masing2 biaya 50 juta, berarti sudah diatas 60 Milyar.
  5. Setiap bisnis termasuk start up teknologi ketika melakukan aktivitas bakar duit atau bahasa lainnya investasi marketing agar terkenal, pasti dilakukan dengan perhitungan matang, terencana, dan orientasi profit jangka menengah – panjang.
  6. Flashsales yang dilakukan akumobil sangat tidak masuk logika termasuk untuk logika start up yang suka bakar duit. Karena flash salesnya mencapai ribuan unit. Padahal cukup flashsales 10 unit saja seharga 50 juta setiap bulan, misalnya, sudah bisa membuat bahan pembicaraan orang (terkenal) dan dapat banyak database calon pembeli mobil.
  7. Seva.id (salah satu perusahaannya Astra Internasional), contohnya, pernah melakukan flashsales juga senilai 50 juta tapi hanya 2 mobil per 2 bulan dan keuntungan mereka selain terkenal adalah mendapatkan database ribuan orang calon pembeli mobil tiap bulan karena orang yang tertarik isi data lengkap dulu agar bisa ikut flashsales. Ribuan Database ini kemudian difollow up untuk penjualan dengan harga normal.
  8. Akumobil menyatakan sebagai dealer digital yang baru berdiri dan menjual mobil via online (web). Anehnya, sampai saat ini websitenya akumobil.id tidak bisa digunakan untuk penjualan mobil. Padahal tujuan flashsales adalah untuk mempromosikan bisnis realnya yaitu jualan online.
  9. Akumobil menyampaikan (ada di website & surat pernyataan untuk pembelian flashsales) beralamat di kantor Wisma Monex Lantai 9, Jl Asia Afrika, Bandung. Tetapi jika dicek langsung ke lokasi, tidak ada sama sekali kantornya akumobil. Yang ada adalah kantor regus (menyewakan virtual office) dan kantor perusahaan lainnya.
  10. Akumobil menyampaikan (ada di website & IG nya) punya dealer beralamat di Jl. Sadakeling No 23, Burangrang, Lengkong, Bandung. Tetapi jika dicek dilokasi ini aslinya adalah salah satu dealer mobil second.
  11. Apakah akumobil punya mobil baru sebanyak 1.100 unit? Sesuai jumlah yang sudah terjual flashsales. Kemungkinan besar tidak punya sebanyak itu.
  12. Akumobil bukanlah pabrik yang bisa membuat mobil sendiri. Akumobil pasti beli mobil baru dari dealer mobil resmi dengan harga normal. Jika semua Dealer mobil resmi di kota Bandung digabungkan juga kemungkinan besar tidak memiliki stock 1.100 mobil type yg diflashsaleskan (ada 5 type: datsun, wagon, brio, sigra, agya). Hal ini karena melihat penjualan mobil baru semua tipe (diatas 30 type) di kota bandung setiap bulan sekitar 2.000 mobil. Sehingga stock 5 type gabungan semua dealer resmi pasti tidak sampai 1.000. Inipun dengan catatan dealer mobil resmi mau menjual mobil ke akumobil karena sebagian dealer resmi tidak mau menjual ke mereka mengingat ada banyak hal yang janggal.
  13. Akumobil jual mobil seharga 50 juta dan harus beli sekitar 120-160 juta (harga normal) ke dealer resmi. Sehingga per unit akumobil harus rugi sekitar 70jt – 110 juta. Akumobil sudah flashsales sekitar 1.100 mobil baru dan ratusan unit second, sehingga akumobil harus rugi sekitar 100 Milyar. Apakah logis perusahaan baru mau rugi 100 Milyar? meski sales akumobil mengatakan investornya dari luar negeri, sama dengan gojek & akulaku (perkataan sales ini tanpa bukti). Jika akumobil tidak rugi 100 Milyar, maka ada pembeli flashsales yang tidak akan mendapatkan mobilnya (perjanjian 30 hari dikirim tidak akan terwujud).
  14. Bisa saja ada beberapa peserta flashsales yang mendapatkan mobilnya, tapi apakah semua akan dapatkan? Apakah skema ponzi atau gali lobang tutup lobang akan berjalan dg akan flashsales terus di tempat lain seperti rencana mereka akan adakan lagi dalam waktu dekat di Cirebon, Semarang, Surabaya, dll?
  15. Bagi yang sudah ikut flashsales, disarankan untuk segera dapatkan kepastian dengan menghubungi salesnya akumobil dan atau mengunjungi kantornya. Semoga analisa diatas tidak benar & semua pembeli mendapatkan mobilnya. Bagi yang belum ikut flashsales, sebaiknya dipertimbangkan dengan matang dan jika ragu lebih baik beli mobil di dealer resmi dengan harga normal, apalagi uang 50 juta sudah cukup untuk DP mobil.

Semoga pihak akumobil khususnya Nurul Husni Farid (Direktur Operasional), Alief (Chief Financial Officer), Firman Rakhman (Manager Operational), dan Bryan (Direktur Utama) dapat menjelaskan bisnis sebenarnya seperti apa. Penjelasan dapat disampaikan melalui web, IG, Channel Youtube, atau Media Massa. Nanti akan kami masukan link penjelasan tersebut di website ini.

Jika bukan penipuan, terima kasih banyak sudah mewujudkan mimpi ribuan orang Bandung memiliki mobil dg harga sangat murah.

Analisa dari Pengamat Otomotif Indonesia

Note:

Website: https://akumobil.id

IG: https://instagram.com/akumobil.id

Youtube: https://m.youtube.com/channel/UCbBucIuthj4LhfI-ktaxNfw

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai